SISTEM INFORMASI MANAJEMEN : SISTEM DATABASE PADA HOTEL MAHARANI
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam perkembangan bisnis di Indonesia,
persaingan dalam bisnis perhotelan sangat meningkat. Hotel merupakan salah satu
bidang usaha yang termasuk dalam kategori Hospital service industry, yaitu
salah satu bidang usaha yang bertujuan menyediakan fasilitas penginapan atau
kamar, pelayanan makan dan minum, maupun sebagai tempat untuk menyelenggarakan
suatu event tertentu bagi masyarakat yang membutuhkan.
Semakin banyak hotel berdiri, semakin keta
tpersaingan yang ada.Untuk menghadapi persaingan, perusahaan hotel dituntut
untuk meningkatkan mutu dan kualitas hotel dengan memberikan pelayanan yang
memikat konsumen agar datang berkunjung.Layanan tersebut dapat berupa fasilitas
service maupun promosi. Pelayanan dalam hal ini adalah sebuah kegiatan yang
berkaitan dengan jasa yang mampu memberikan kepuasan dan kebanggaan tersendiri
bagi para pelanggan.
Sistem adalah satu kesatuan komponen yang saling
terhubung dengan batasan yang jelas bekerja bersama-sama untuk mencapai
seperangkat tujuan.Sistem informasi adalah kombinasi dari people, hardware,
software, jaringan komunikasi, sumber-sumber data, prosedur dan kebijakan yang
terorganisasi dengan baik yang dapat menyimpan, mengadakan lagi, menyimpan, dan
menyebarluaskan informasi dalam suatu organisasi.Pengelolaan data dan informasi
merupakan hal penting bagi jalannya suatu kegiatan perhotelan. Dalam pemrosesan
data dan informasi, butuh ketelitian dan kecepatan sehingga diperlukan peran
teknologi agar arus data dan informasi dapat diketahui dan dikontrol dengan
tujuan dapat menjadi alternatif dalam mengatasi masalah yang ada.
1.2 Tujuan
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui
peranan sistem informasi manajemen dalam sebuah bisnis perhotelan.
BAB II
PERENCANAAN
Dalam tugas ini, kami mengambil contoh database
mengenai penyewaan hotel,dimana terdiri dari tujuh buah tabel,yakni:
1. Tabel Pegawai :
Terdiri dari ID pegawai, Nama pegawai,Alamat,
Jeniskelamin, Umur, Gaji
2. Tabel Pelanggan
Terdiri dari ID pelanggan, Nama pelanggan, Umur,
Alamat
3. Tabel Kamar
Terdiri dari ID kamar, Tipe kamar, Harga kamar
4. Tabel Makanan
Terdiri dari ID makanan, Menu makanan, Harga
makanan
5. Tabel Minuman
Terdiri dari ID minuman, Menu minuman,Harga
minuman
6. Tabel Pembayaran
Terdiri dari ID kamar, ID pelanggan, Harga kamar,
Jumlah pembayaran
7. Tabel Gaji pegawai
Terdiri dari ID pegawai, Jumlah gaji
Tabel- tabel tersebut dibuat dengan tujuan untuk
mempermudah dalam pengolahan data yang masuk maupun keluar dalam usaha
penyewaan sebuah hotel. Diantara ketujuh tabel dibuat tanda panah yang saling
bolak-balik, menyatakan bahwa dalam pengolahan data,tabel – tabel tersebut
memiliki hubungan yang sangat erat dan saling berhubungan satud engan yang
lain.
Pembuatan kolom atas pembagian tabel yang ada
dijadikan sebagai Data table, dimana data data tersebut diolah oleh database
manager yaitu orang yang bertanggung jawab mengawasi pengelolaan basis data,
berinteraksi dengan file, memastikan backup data dan perbaikannya serta menjaga
keamanan data.
Disini kita menggunakan Record Based Data Model,
Model ini berdasarkan pada record untuk menjelaskan kepada user tentang
hubungan logic antar data dalam basis data, selain itu juga digunakan untuk
menguraikan implementasi dari sistem database (higher level description of
implementation).
Pada Record Based Data Model,terdapat 3 model
data dan yang kami gunakan salah satunya yaitu Model Relation, yaitu hubungan
antar data dipresentasikan oleh sejumlah tabel dan masing-masing tabel terdri
dari beberapa kolom yang unique. Model ini berdasarkan notasi teori himpunan
(set theory), yaitu relation.
Contoh : Database penyewaan hotel terdiridari7
tabel :
1. Pegawai
2. Pelanggan
3. Kamar
4. Makanan
5. Minuman
6. Pembayaran
7. Gajipegawai
BAB III
HASIL
3.1 Hasil Relationship
Relationship adalah hubungan antara tabel yang
mempresentasikan hubungan antara objek di dunia nyata dan berfungsi untuk
mengatur operasi suatu database. Di dalam database hotel ini mempunyai
relationship one to one dan one to many, yaitu one to one pada tabel pegawai
dan tabel gaji pegawai sedangkan one to many pada tabel pembayaran yang
memiliki hubungan dengan 4 tabel yaitu tabel pelanggan, tabel kamar, tabel
makanan, tabel minuman.
Gambar 3.1 Relationship
3.2 Hasil Tabel Pegawai
Gambar 3.2 Tabel Pegawai
3.3 Hasil Tabel Pelanggan
Gambar 3.3 Tabel Pelanggan
3.4 Hasil Tabel Kamar
Gambar 3.4 Tabel Kamar
3.5 Hasil Tabel Pembayaran
Gambar 3.5 Tabel Pembayaran
3.6 Hasil Tabel Gaji Pegawai
Gambar 3.6 Tabel Gaji Pegawai
3.7 Hasil Tabel Makanan
Gambar 3.7 Tabel Makanan
3.8 Hasil Tabel Minuman
Gambar 3.8 Tabel Minuman
